{"id":1481,"date":"2023-09-13T10:30:45","date_gmt":"2023-09-13T01:30:45","guid":{"rendered":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/?p=1481"},"modified":"2024-06-14T14:34:14","modified_gmt":"2024-06-14T05:34:14","slug":"kegiatan-sosialisasi-pencegahan-kekerasan-terhadap-perempuana-dan-anak-termasuk-pencegahan-tindak-pidana-perdaganagn-orang-tppo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/2023\/09\/13\/kegiatan-sosialisasi-pencegahan-kekerasan-terhadap-perempuana-dan-anak-termasuk-pencegahan-tindak-pidana-perdaganagn-orang-tppo\/","title":{"rendered":"Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuana dan Anak Termasuk Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan orang (TPPO)"},"content":{"rendered":"<p>Kaimana (4 September 2023) &#8211; Kekerasan terhadap perempuan adalah setiap tindakan berdasarkan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu pemaksaan atau peramapasan kemerdekaan secara sewenang-wenang, baik yang terjadi didepan umum atau dalam kehidupan pribadi ( Pasal 1, Deklarasi Penghapusan kekerasan terhadap Perempuan 1993) selain itu kekerasan terhadap perempuan juga yaitu setiap tindakan kekerasan berdasarkan gender yang menyebabkan atau dapat menyebabkan kerugian atau penderitaan fisik,seksual, psikologis terhadap perempuan, termasuk ancaman untuk melaksanakan tindakan tersebut dalam kehidupan masyarakat dan pribadi (Beijing Platform of Action No.113). Kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat terjadi dalam setiap waktu, segala tempat, (Lokus) dan mungkin saja setiap aktor pelaku yang tidak dikenal (asing), atau bahkan ada yang dikenal sekalipun.<\/p>\n<p>Begitu juga dengan kekerasan terhadap Anak,dimana \u00a0kekerasan yang terjadi pada anak dampak psikologisnya\u00a0 akan ada dengan rasa trauma yang berkepanjangan dapat berujung panik dan depresi\u00a0 hal ini juga bisa saja memicu\u00a0 timbulnya pikiran-pikaran dan prilaku negatif, seperti penyalahgunaan Alkohol, narkoba, hingga pada\u00a0 penyimpangan seksual. Yang kesemuannya ini merupakan permasalahan Sosial yang kompleks dan oleh karenyanya \u00a0\u00a0menjadi tanggung jawab kita semua baik Pemerintah, Pemerintah daerah, masyarakat stakholder lainya \u00a0dalam menaggulanginya.<\/p>\n<p>kekerasan dalam rumah tangga dan\u00a0 kekerasan terhadap Anak\u00a0 adalah adanya\u00a0\u00a0 pelanggaran terhadap hak Azasi kemanusiaan dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta merupakan bentuk diskriminasi. Dalam pasal 28G ayat (1) Undang-Undang Dasar negara RI tahun 1945 menyatakan bahwa \u201c Setiap Orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang dibawa kekuasaannya serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak Azasi\u201d untuk melindungi, mencegah terjadinnya korban KDRT, terjadinya Korban kekerasan terhadap\u00a0 Anak \u00a0atau bahkan melakukan penindakan terhadap pelaku maka perlu diberikan pemahaman, informasi dan edukasi kepada masyarakat \u00a0\u00a0tentang pentingnya Pencegahan Kekerasan terhadap \u00a0perempuan dan anak termasuk TPPO, maka pada tahun Anggaran 2023 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Bidang Perlindungan Hak Perempuan \u00a0melaksanakan Kegiatan \u00a0\u00a0Sosialisasi\u00a0 pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan Anak termasuk Pencegahan Tindak pidana Perdagangan Orang (TPPO)<\/p>\n<p>Ketua Panitia RAMINA FURU, S.Sos.M.M.\u00a0 dalam Laporan Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan Sosialisasi \u00a0ini bertujuan<\/p>\n<ol>\n<li>Sebagai upaya penyebarluasan informasi dan edukasi \u00a0kepada masyarakat tentang pentingnhya upaya pencegahan kakerasan \u00a0Terhadap Perempuan dan Anak termasuk TPPO;<\/li>\n<li>Penyebaran informasi dan edukasi \u00a0pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak termasuk TPPO, dengan tujuan \u00a0untuk menciptakan masyarakat yang sadar hukum dan mau bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya yang ramah terhadap perempuan dan anak.<\/li>\n<li>Memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat agar dapat mengetahui apa saja bentuk-bentuk kekersan baik terhadap perempuan maupun anak, bagaimana alur pengaduannya ketika mengalami kekerasan \u00a0\u00a0serta cara penyelesaian perkaranya, dan apa sanksi hukumnya, terutama kekerasan yang mengandung unsur \u00a0tindak pidana<\/li>\n<li>Mendorong Masyarkat, perempuan untuk berperan dalam\u00a0 Pencegahan Perdagangan Perempuan dan Anak serta perkawinan Usia Anak<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kegiatan ini melibatkan beberapa elemen masyarakat di antaranya :Orang Tua, Guru, Siswa, Tokoh Agama\/Tokoh Masyarakat, Aparat Pemerintah\/ RT. Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak <strong>Drs. HAMID SIRFEFA,M.Si<\/strong>. \u00a0dalam Sambutannya Mewakili Bupati Kaimana membuka kegiatan dimaksud \u00a0mengatakan bahwa Komitmen Negara Untuk Melindungi Perempuan dan anak dari tindak kekerasan di tunjukan dengan dikeluarkannya berbagai peraturan yang mengatur tentang perlindungan terhadap perempuan dan Anak diantaranya UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak UU no 23 tahun 2004 tentang PKDRT serta UU No 21 tahun 2007 tentang Tindak perdagangan Orang dan UU no 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana kekerasan Seksual dan UU sistem Peradilan anak yang Kesemuaannya ini megatur tentang Upaya \u2013Upaya perlindungan bagi perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan.<\/p>\n<p>Oleh Karenanya Kegiatan Sosialisasi ini merupakan bagian dari Upaya pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mencegah kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta melindungi dan memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya.<\/p>\n<p>Menurut\u00a0 data pencatatan \u00a0dan pelaporan kekerasan kemeterian PPPA (SIMFONI kemen \u00a0PPPA) menunjukan bahwa pada tahun 2022 jumlah kasus kekerasasn terhadap perempuan adalah 11,266 Kasus dan\u00a0 16,106 kasus kekerasan terhadap anak, yang mana jumlah besaran kasus di atas kabupaten kaimana termasuk diantaranya dalam data nasional dimaksud, selain itu secara khusus bersadarkan data pencatatan dan Pelaporan SIMFONI\u00a0 Dinas PPPA kabupaten Kaimana tahun 2022 jumlah Kasus sebanyak 25 Kasus dan data simfoni dinas PPPA Kab kaimana Januari hingga juli 2023 sebanyak 10 Kasus\u00a0 artinya bahwa setiap bulannya ada terjadi 1 sampai 2 kasus\u00a0 setiap bulannya sepanjang tahun di kabupaten kaimana ini menunjukan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi terjadi di daerah kita, untuk itu membutuhkan komitmen dan tanggung jawab bersama untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya kekerasan.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1477\" src=\"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/DSC02473-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/DSC02473-scaled.jpg 2560w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/DSC02473-300x200.jpg 300w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/DSC02473-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/DSC02473-768x512.jpg 768w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/DSC02473-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/DSC02473-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 04 September 2023 dengan Narasumber dari Polres Kaimana dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab Kaimana dengan sesi Pertama<strong> \u00a0Frili Meilin Pongoh, S.Teol<\/strong> \u00a0dari dinas PPPA, sesi kedua <strong>Briptu Nikodemus Imbiri, SE,<\/strong> dan sesi ke tiga <strong>Ramina furu, S.Sos, M.M.<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1459\" src=\"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-scaled.jpg 2560w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-300x200.jpg 300w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-768x512.jpg 768w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1460\" src=\"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-scaled.jpg 2560w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-300x200.jpg 300w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-768x512.jpg 768w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kaimana (4 September 2023) &#8211; Kekerasan terhadap perempuan adalah setiap tindakan berdasarkan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu pemaksaan atau peramapasan kemerdekaan secara sewenang-wenang, baik yang terjadi didepan umum atau dalam kehidupan pribadi ( Pasal 1, Deklarasi Penghapusan kekerasan terhadap Perempuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1458,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[4,11,10,5],"tags":[],"class_list":["post-1481","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-foto","category-galeri","category-kegiatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1481","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1481"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1481\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1485,"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1481\/revisions\/1485"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1458"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dpppa.kaimanakab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}